News Update :
Hot News »
Bagikan kepada teman!

10 Bus Siap Angkut Warga Kuningan ikut Aksi 212

Penulis : Desi Susanti on Thursday, December 1, 2016 | 11:28

Thursday, December 1, 2016

10 Bus Siap Angkut Warga Kuningan ikut Aksi 212
10 Bus Siap Angkut Warga Kuningan ikut Aksi 212
KUNINGAN – Sedikitnya 600 umat musilim yang tergabung dalam Aliansi Persaudaraan Islam Kuningan ( APIK) akan berangkat ke Jakarta mengikuti aksi 2 Desember di Monas.

“Kami sudah menyiapkan sembilan hingga 10 bus untuk aksi 2 Desember di Jakarta nanti. Bagi warga Kuningan yang ingin bergabung, masih ada waktu pendaftaran hingga besok. Prediksi kami jumlah massa dari Kuningan mencapai 600 lebih,” kata Ketua APIK sekaligus Ketua FPI Kuningan Edin Kholidin saat ditemui usai Apel Nasional Nusantara Bersatu di Stadion Mashud Wisnusaputra, Rabu (30/11).

Keberangkatan massa dari Kuningan tersebut, kata Edin, akan dilaksanakan pada hari Kamis malam setelah salat Isya dari halaman Masjid Syiarul Islam langsung menuju Monas Jakarta. Rombongan bus pengangkut massa dari Kuningan akan turut menyemarakkan Aksi Super Damai Bela Islam III bersama umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia.

“Karena aksi ini akan berlangsung super damai, maka setiap pesertanya pun akan didata sedetil mungkin mulai dari alamat hingga nomor telepon. Kami juga akan meminta pengawalan dari kepolisian sama seperti pada aksi Bela Islam II pada tanggal 4 November lalu,” ujar Edin.

Pada pelaksanaannya nanti, lanjut Edin, saat pemberangkatan komando akan dipegang oleh koordinator daerah langsung menuju Monas. Setibanya di Jakarta, lanjut Edin, komando akan diambil alih oleh panglima aksi dari Jakarta demi terciptanya ketertiban dan kelancaran aksi.

Terkait targetnya, Edin memastikan, tetap meminta ketegasan aparat penegak hukum untuk memberikan tindakan tegas terhadap Pejabat Gubernur Jakarta Non Aktif Basuki Tjahaya Purnama atas perbuatan pensitaan agama. Sebelumnya, aksi akan diawali dengan kegiatan salat Jumat bersama, istighosah dan doa untuk negeri di lapang Monas Jakarta yang rencananya akan diikuti ribuan bahkan jutaan umat muslim dari berbagai daerah di Indonesia.

Sumber : http://www.radarcirebon.com/


comments | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Sejarah Rumah Sakit Wijaya Kusumah Kuningan

Penulis : Desi Susanti on Sunday, November 6, 2016 | 09:08

Sunday, November 6, 2016

Sejarah Rumah Sakit Wijaya Kuningan
Sejarah Rumah sakit wijaya kusumah kuningan
Rumah Sakit Wijaya Kusumah merupakan salah satu rumah sakit swasta yang terletak di jln. RE. Martadinata No.172 Kuningan Jawa Barat, diresmikan tanggal 3 September 1986 oleh Gubernur Jawa Barat waktu itu, Yogi S. Memet. Sesuai dengan niat, landasan dan semangat dari H. Sjamhudi selaku pendiri Rumah Sakit Wijaya Kusumah, rumah sakik ini dibangun dalam rangka melaksanakan dua misi sekaligus, yakni sebagai pusat pelayanan kesehatan yang islami, profesional dan bermutu dan merupakan wujud pengabdian dari seorang putra daerah asal Kuningan untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Kuningan.

Sebagai rumah sakit yang kental dengan unsur keislaman dan sesuai dengan misinya maka Rumah Sakit Wijaya Kusumah dengan segenap elemen yang ada didalamnya, sadar betul bahwa uapaya pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat merupakan suatu ikhtiar yang keberhasilannya sangat tergantung kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya Wa Idzaa Maridhtu fahuwa yasyfiin.



Dan apa bila aku sakit maka Dilah (Allah) yang menyembuhkan (Qs.Asy-Syu ara:80).


Oleh karena itu dalam rangka pengejawantahan komitmen keislaman di Rumah Sakit Wijaya Kusumah, maka firman Allah tersebut diatas disepakati untuk dijadikan sebagai motto kerja bagi para dokter, perawat dan seluruh karyawan Rumah Sakit Wijaya Kusumah.

Jika kita memasuki atau berada di Rumah Sakit Wijaya Kusumah, kita dapat membaca motto Rumah Sakit Wijaya Kusumah secara jelas di lobi rumah sakit. Motto tersebut selain sebagai renungan bagi umat Islam, juga menjadi bagian dari ornamen gedung rumah sakit sehingga melengkapi keindahan dan kesejukan bagi para pengunjung.

Lebih dari itu dipampangnya motto dimaksudkan untuk memupuk loyalitas tekad pantang menyerah, sikap disiplin, kerja keras, jujur, berkepribadian, berfikir positif, rasional, obyektif, adil dan berhati bersih serta tertib beribadah bagi setiap individu pengelola Rumah Sakit Wijaya Kusumah. Hal ini sesuai dengan budaya kerja rumah sakit yaitu, 3S (salam, sapa dan senyum) dan 5R (ramah, rapih, rajin, rawat dan responsif. Dengan demikian diharapkan pelaksanaan tugas dan fungsi rumah sakit merupakan wujud amal shaleh pada sesama sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan.

Cikal bakal berdirinya rumah sakit ini bermula dari adanya ajakan Bupati Kuningan sewaktu dijabat oleh Drs. Jufri Pringadi. Beliau selalu menghimbau agar masyarakat Kuningan, bagi yang berada didaerah maupun yang sedang merantau di kota besar khususnya di Jakarta dan Bandung, kiranya dapat menaruh minat untuk ikut serta membangun daerah asalnya di Kuningan.

Berkali-kali ajakan tersebut dilontarkan oleh Bupati Kuningan baik melalui forum-forum resmi seperti dalam forum ulang tahun Kuningan, yang pada setiap tahunya selalu diadakan, maupun dalam rangkaian kunjungan silaturahminya mendatangi tokoh-tokoh Kuningan di Jakarta. Salah satu tokoh yang dihimbau dan didatangi oleh bupati kuningan tersebut diantaranya H. Sjamhudi.

Kita ketahui bahwa H. Sjamhudi adalah businessman sukses yang memiliki segudang pengalaman dengan intensitas dan kualitasnya yang tinggi dalam berbagai usaha yang digelutinya. H. Sjamhudi sendiri adalah murni pituin Kuningan, tepatnya di Desa Baok, Kecamatan Ciwaru yang sudah puluhan tahun menetap di Jakarta. Ia merupakan putra tertua dari pasangan H. Satria (alm) dan Hj. Uminah (alm)

Sebagai pengusaha sukses dan mempunyai kepedulian yang tinggi untuk memajukan Kabupaten Kuningan, maka ajakan Bupati tersebut mendapat respon positif dari H. Sjamhudi. Sejak itu H. Sjamhudi mamulai memikirkan dan mengidentifikasi bentuk sumbangan apa yang paling tepat dan bermanfaat bagi masyarakat kuningan.

Tak lama setelah melalui berbagai pertimbangan, khususnya input dari Dr. Habban Abdurrahman, H. Sjamhudi memutuskan untuk segera membangun Rumah Sakit Swasta di Kuningan. Walau dalam proses pengambilan keputusan ada juga teman-teman bisnisnya yang menyarankan tidak berinvestasi dalam bentuk rumah sakit denga alasan sudah ada dua rumah sakit yang memadai yang dapat melayani pasien untuk tingkat Kabupaten Kuningan, yakni RSUD 45 dan RS Sekarkamulyan Cigugur, namun demikian, tekad H. Sjamhudi untuk mendirikan rumah sakit tersebut tampaknya sudah bulat dan matang sehingga optimisme H. Sjamhudi dari waktu ke waktu bertambah kuat untuk mendirikan rumah sakit swasta di Kabupaten Kuningan.

Untuk mewujudkan pembangunan Rumah Sakit Wijaya Kusumah, langkah awal yang ditempuh oleh  H. Sjamhudi adalah membentuk sebuah yayasan yang berfungsi sebagai payung organisasi dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajemen rumah sakit, baik dari mulai planing, organising, actuating,, sampai kepada controling (POAC).

Yayasan tersebut kemudian diberi nama Yayasan Wijaya Kusumah, yang didalamnya mengandung arti dan nilai keabadian, keteladanan, kejuangan dan sekaliguspula dengan nilai kedaerahan. Sesuai dengan akta notaris Imas Fatimah, SH, nomor 33 tanggal 11 Januari 1985, maka formasi dan susunan pengurus Yayasan Wijaya Kusumah itu meliputi tiga unsur penting yang saling menunjang, yaitu unsur dewan pendiri, unsur pelindung/penasehat dan unsur badan pengurus.

Selain H. Sjamhudi pada jajaran dewan pendiri duduk pula nama-nama pengusaha terkenal lainnya di Jakarta seperti H. Zaelani Zein, H. Effendi Yisuf, dan H. Sumya Azis Shobari.

Untuk unsur pelindung/penasehat dijabat oleh dua orang tokoh daerah yang berpengaruh saat itu, yakni Drs H. Djufri Pringadi dan H. Achmad Sanusi.

Jajaran badan pengurus diamanatkan kepada H. Sjamhudi (Ketua Umum), H. Zaelani Zein (Ketua I), Dr. Habban Abdurrahman (Ketua II), H. S. Djuanda (Sekretaris I), dan Ny. Hj. Nani Sjamhudi (Sekretaris II), H. Sumya Azis Shobari selaku Bendaharanya.

Sejak berdirinya Yayasan Wijaya Kusumah yang kantor pusatnya di Jalan Tener Raya No.5 Jakarta Timur, cita-cita H. Sjamhudi untuk turut berperan mewujudkan dan meningkatkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi semua lapisan masyarakat di Kuningan semakin mendekati kenyataan. terlebih dengan adanya dukungan dari para tokoh  masyarakat dan alim ulama, semakin mempercepat terealisasinya Rumah Sakit Wijaya Kusumah.

Akhirnya hanya dalam waktu tiga bulan sejak berdirinya Yayasan Wijaya Kusumah, tepatnya tanggal 1 April 1985, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Wijaya Kusumah di areal tanah seluas 12.650 meter persegi. Pada kesempatan itu hadir dan ikut meletakkan batu pertama antara lain :

  1. H. Sjamhudi
  2. H. Sumya Azis Shobari
  3. H. Zaelani Zein
  4. Drs. H. Djufri Pringadi
  5. Dr H. Toteng Djauhari Indraatmadja ( waktu itu selaku Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kuningan).

Dibawah Naungan Yayasan Wijaya Kusumah  ( Akta Notaris Imas Fatimah, SH.  No. 33 ), Rumah Sakit Wijaya Kusumah  mengawali pelayanannya dengan hanya memiliki fasilitas Rawat Jalan dan Rawat Inap sebanyak 35 TT. Seiring dengan makin meningkatnya kepercayaan masyarakat,   menuntut adanya perluasan dan pengembangan fasilitas sarana dan pra sarana serta jenis pelayanannya. Sebagai respon atas animo masyarakat tersebut maka pada tahun 1989 dilakukan  penambahan tempat tidur menjadi 75 tempat tidur, pada tahun 2002 dilakukan pula perluasan bangunan dan penambhan tempat tidur   menjadi  130 tempat tidur  serta pada tahun 2008 telah dibangun fasilitas ICU dengan kapasitas 6 tempat tidur.

Pengembangan sarana tersebut seiring dengan meningkatnya pemintaan masyarakat  yang memerlukan pelayanan kami,  Oleh karena itu komitmen kami untuk melakukan perbaikan  yang tiada henti, terus dilakukan pada berbagai segi, didukung oleh  tenaga-tenaga professional dibidangnya masing-masing dengan tujuan dapat  memberikan pelayanan terbaik dan Islami

Sumber : http://rswijayakusumah.com/main.php?module=main

comments | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Gerakan Vote World Halal Tourism Award 2016

Penulis : Desi Susanti on Tuesday, November 1, 2016 | 20:10

Tuesday, November 1, 2016

Gerakan Vote World Halal Tourism Award 2016
Gerakan Vote World Halal Tourism Award 2016 
JAKARTA – Sepekan ini, Anda sempat membuka-buka timeline di Facebook, Twitter, Instagram, Line, Path atau media sosial lain? Apa posting yang paling heboh menyita perhatian dunia maya? Yang non politik dan non pilkada? Ya! Ada gerakan online dan offline dari berbagai daerah untuk memastikan Indonesia merebut World Halal Tourism Award 2016, di Abu Dhabi, Uni Emirate Arab (UEA), 24 Oktober – 24 November 2016.

Gerakan mengajak vote yang semula hanya online, melalui jejaring media social, pekan ini agak berubah. Sudah mulai offline. Dan pemandangan itu, menjadi sangat atraktif, penuh semangat, bergairah, sekaligus happy, menghibur! Menpar Arief Yahya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang sangat tekun memviralkan ajakan vote for Indonesia itu. “Kalian luar biasa semua! Merah Putih semua! Keren,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Yuk, kata Menpar Arief, masih ada satu minggu lagi ke depan, klik di alamat website ini: http://bit.ly/VOTEindonesia. Berikan suara kalian buat 12 wakil Indonesia di kompetisi dunia yang bertitel World Halal Travel Award 2016 itu. Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Kemenpar, Riyanto Sofyan juga terus mengerahkan semua link dan kolega bisnis yang dimiliki.

Di Aceh, dibawah control dan koordinasi Kadispar Reza Pahlevi, tidak berhenti mencari votes dari segala penjuru. Bahkan mereka memiliki pasukan khusus yang door to door, seperti sales di mall, yang mengejar siapa saja yang belum mewakafkan suaranya buat WHTA2016. “Kami terus semagat, karena kami tidak punya pilihan lain, kecuali bergerak konkret dan cepat,” kata Reza.

Di Lombok, Kadispar NTB Lalu Faozal juga mengerahkan semua pasukannya, termasuk GenPI dan public di car free day. Sekalian di kerumunan Minggu pagi itu untuk woro-woro soal vote itu. Bahkan, mereka juga mencetak tata cara memberi voting itu menggunakan kertas lalu dibagi-pagikan kepada masyarakat. “Luar biasa, kami di daerah sangat antusias,” papar Faozal.

Di kampus-kampus, aktivitas voting juga seru. Mahasiswa dikumpulkan, lalu diberikan penjelaskan sampai mereka mengerti dan menyadari semangat untuk membuat sejarah baru, memenangkan Indonesia di World Halal Tourism Award 2016. “Kami secara bergilir, terus bergerak, memberikan vote pada semua mahasiswa kami,” ungkap Byomantara, Kepala STP Nusa Dua Bali.

Hal serupa juga dilakukan oleh STP Bandung bersama Kepala STP Anang Sutono, juga  Politeknik Pariwisata Medan Faisal, Politeknik Pariwisata Makassar Komang  Mahawira, Politeknik Palembang Irene Camelyn Sinaga. Tahun ini ada tiga destinasi yang memang dipush menuju wisata halal, yakni Lombok NTB, Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar).

Aktivitas di online juga terus menerus dengan mengajak para artis, tokoh, dan bintang dunia maya untuk mengendors followers-nya untuk vote. Seperti Laudya Chyntia Bella yang punya follower 5,5 juta, Shireen Sungkar yang mengantungi 6,7 juta follower, Fahira Idris, Garuda Indonesia, National Geographic Indonesia, semua meretweet  dan mengajak vote for Indonesia halal tourism.

Tahun 2015 lalu, Indonesia  juara umum dengan memenangi 3 kategori sekaligus dari 15 kategori yang dilombakan. Yakni Lombok sebagai World Best Halal Destination Award 2015 dan World Best Halal Honeymoon 2015, lalu Sofyan Betawi Hotel Jakarta sebagai World Best Halal Hotel 2015. Tahun 2016 ini lebih siap, karena itu lebih banyak jumlah yang didorong ikut berkompetisi.

Tim Pemenangan yang diketuai Don Kardono, Stafsus Menpar Bidang Media dan wakil Vita Datau Messakh, Ketua AGI dan sekaligus Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja itu tidak menurunkan ritme di minggu kedua ini. Karena tugas tim ini adalah menggerakan masyarakat dengan semua potensi yang dimiliki untuk vote.

Hampir semua kota di tanah air punya industri berbasis halal, misalnya hotel, resort, resto, cafe, atraksi, dan lainnya. Destinasi halal adalah tujuan wisata yang lengkap dengan fasilitas yang moslem friendly, pariwisata ramah wisatawan muslim (muslim friendly tourism). Mudah menemukan masjid, tempat wudlu, di hotel juga ada arah kiblat, jam shalat, kitab suci, dan lainnya.

Khusus Halal Destination, tahun lalu Kemenpar  berhasil mengusung Nusa Tenggara Barat sebagai World’s Best Halal Destinatio 2015. Tahun ini Kementerian Pariwisata Indonesia menjagokan Provinsi Aceh dan Sumatera Barat untuk memenangi destinasi halal itu.

Aceh adalah nomintator untuk kategori World’s Best Halal Cultural Destination, sedangkan Sumatera Barat menjadi nominator kategori World’s Best Halal Destination dan World’s Best Halal Culinary Destination. Soal kuliner, siapa yang menyangkal Sumbar? CNN Travel pernah menempatkan Rendang sebagai makanan paling lezat dunia. Kali ini Nasi Padang yang dinominasikan.

Menpar Arief Yahya senantiasa mengajak masyarakat digital untuk vote 12 nominator Indonesia secara lengkap. Juga mengajak kawan, followers di media sosial untuk bersama-sama vote. “Kita tunjukkan kepada dunia, bahwa kita bangsa besar, bangsa modern, dan bangsa pro digital,” katanya.

Vote sudah berlangsung satu Mingggu sejak tanggal 24 Oktober – 6 November 2016. Lalu akan dilanjutkan dengan memilih 5 besar finalis (Top 5) masing2 kategori dan voting putaran kedua pada tanggal 7



Nominator Indonesia itu adalah:


  1. World’s Best Airline for Halal Travellers: Garuda Indonesia
  2. World’s Best Airport for Halal Travellers: Sultan Iskandar Muda International Airport, Aceh Indonesia
  3. World’s Best Family Friendly Hotel: The Rhadana Hotel, Kuta, Bali, Indonesia
  4. World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel: Trans Luxury Hotel Bandung Indonesia
  5. World’s Best Halal Beach Resort: Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok, West Nusa Tenggara Indonesia
  6. World’s Best Halal Tour Operator: West Sumatera Indonesia
  7. World’s Best Halal Tourism Website: www.wonderfullomboksumbawa.com, Indonesia
  8. World’s Best Halal Honeymoon Destination: Sembalun Village Region, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  9. World’s Best Hajj & Umrah Operator: ESQ Tours & Travel, Jakarta, Indonesia
  10. World’s Best Halal Destination: West Sumatera, Indonesia
  11. World’s Best Halal Culinary Destination: West Sumatera, Indonesia
  12. World’s Best Halal Cultural Destination: Aceh, Indonesia.


Sumber : http://www.radarcirebon.com/gerakan-vote-world-halal-tourism-award-2016-makin-massif.html
comments | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Wisata Alam Eksotis Di Kabupaten Kuniingan

Penulis : Desi Susanti on Tuesday, October 4, 2016 | 10:56

Tuesday, October 4, 2016

Kabupaten Kuningan menyimpan banyak tempat wisata alam yang sangat aduhai pesonanya. Hampir seluruhnya berada tak jauh dari kawasan gunung tertinggi di Jawa Barat, Gunung Ciremai. Tak ayal, selain pesonanya yang aduhai, hawa dan suananya pun terbilang sejuk.

Bagi Anda wisatawan yang ingin berwisata di Jawa Barat, Kabupaten Kuningan memang layak jadi daerah destinasi. Keindahan alamnya sangat luar biasa. Pepohonan masih rindang. Sungai dan air terjun pun tersaji dengan alamiahnya.

Dari berbagai banyak destinasi tersebut, merahputih.com merekomendasi menjadi 4 destinasi wisata alam yang terbilang eksotis. Tempat-tempat tersebut masih natural dan menyuguhkan suasana yang asri dengan pepohonan nan rindang.

Untuk mengetahui 4 tempat tersebut, berikut merahputih.com sajikan ulasan singkatnya. Yuk, simak 4 tempat wisata eksotisme alam di Kabupaten Kuningan



Bukit 1000 Bintang Batu Luhur

Bukit 1.000 Bintang merupakan tempat wisata panorama alam di ketinggian kaki Gunung Ciremai. Letaknya di salah satu sudut Batu Luhur, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat. Karena itu, sebagian besar kawasan ini dikenal dengan Bukit 1.000 Bintang Bukit Luhur.

Di saat senja, panorama matahari berwarna jingga sangat memesona. Di sudut lain, tampak samar-samar suasana perkotaan. Bila malam hari, samar-samar akan berubah menjadi pemandangan gemerlapnya lampu perkotaan. Tentu itu bagaikan 1.000 bintang di langit, seakan mengingatkan novel Umar Kayam, "Seribu Kunang-Kunang di Manhattan."

Tak hanya itu, kelompok pengelola objek wisata ini bahkan telah menyediakan tempat penginapan. Meski ala kadarnya dengan tenda dan peralatan masak, pengunjung akan semakin dapat berlama-lama. Tempat penginapannya terletak di sudut tertinggi Bukit 1000 Bintang, sehingga pemandangan alamnya semakin tampak luas. Saat malam hari, misalnya, akam tampaklah gemerlapnya lampu-lampu Kota Cirebon, bahkan pesisir laut pantai utara.

Untuk menikmati pemandangan eksotis ini, pengunjung hanya ditarik tiket Rp2.000 per orang. Ditambah tarif parkir Rp2.500 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Paniis Singkup

Objek wisata Paniis Singkup menawarkan suasana alam dengan vegetasi pepohonan pinus yang menghadirkan suasana sejuk dan nyaman. Selain itu, di dalam kawasan wisata mengalir sebuah sungai yang langsung dari mata airnya. Jernihnya air semakin menambah suasana sangat nyaman dan membuat pengunjung menjadi rileks.

Namanya berasal dari dua desa yang melingkupinya, yakni Desa Paniis dan Desa Singkup. Yap, secara geografis objek wisata ini berada di dua desa tersebut, di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Jarak dari Kota Kuningan hanya sekitar 30 kilometer, sementara dari Kota Cirebon sekitar 55 kilometer.

Suasana sejuk segera menyapa ketika memasuki kawasan wisata alam tersebut. Pohon-pohon pinus tegak berdiri, menghalau panas yang beberapa menit sebelumnya masih terasa. Dahulu kawasan ini berada di wilayah hutan produksi Perhutani. Sejak 2011, kawasan itu dikelola oleh Taman Nasional Gunung Ciremai bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Aneka Usaha.

Kini objek wisata Paniis Singkup semakin cantik dengan telah dibangunnya beberapa fasilitas untuk menambah kenyamanan pengunjung. Fasilitas tersebut di antaranya adalah lahan parkir yang luas, spot-spot untuk gathering, toilet, musala, dan warung-warung jajanan yang tersedia di sekitar area Paniis Singkup.

Selain menawarkan wisata mata air, Paniis Singkup juga menawarkan area perkemahan yang sangat representatif, dapat menampung hingga ratusan orang. Area perkemahan
ini ditumbuhi dengan pohon-pohon pinus yang rindang.

Telaga Remis

Salah satu objek wisata yang menarik di Kuningan ialah Telaga Remis. Secara geografis letaknya berada di Desa Kaduela, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Jaraknya kurang lebih 37 kilometer atau dapat ditempuh 1 jam dari pusat kota Kuningan. Sementara dari Kota Cirebon sekitar 30 kilometer atau sekira 1,5 jam perjalanan dengan sepeda motor.

Telaga Remis memiliki lahan seluas 13 hektare untuk wilayah keseluruhan. Sedangkan luas danau atau telaganya hanya mencapai 3,25 hektare.

Suasana asri bercampur udara sejuk membuat Telaga Remis sangat pas dijadikan tempat untuk melepas kepenatan. Adanya wahana sepeda air untuk berkeliling menambah keasyikan tersendiri saat berkunjung ke area wisata yang dikelola Perum kehutanan Kabupaten Kuningan ini.

Bagi Anda yang menyukai aktivitas berjalan kaki, terdapat jalur khusus untuk pejalan kaki yang dibuat untuk memutari telaga ini. Lain lagi bagi penyuka hobi memancing, Telaga Remis menyimpan aneka ikan yang bisa dibawa pulang. Ikan seperti mujair dan ikan mas menjadi ikan yang mendominasi Telaga Remis.

Untuk masuknya, Anda akan dikenai biaya tiket Rp10.000 per orang. Namun, disarankan Anda membayar di loket resmi.

Telaga Nilem

Telaga Nilem menjadi tempat favorit wisatawan yang gemar berselfie ria di dalam air. Jernihnya air membuat dunia fotografi pun dapat dilakukan di dalam air.

Begitulah daya tarik utama Telaga Nilem. Telaga ini berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Letaknya masih satu gerbang masuk Wisata Talaga Remis, tepatnya terletak di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Meski masih satu kawasan, keduanya tidak berasal dari mata air yang sama. Jarak antara Telaga Remis dengan Telaga Nilem sekitar 400 meter. Namun, suasana kedua telaga ini khas wisata alam hutan pinus.

Sumber air telaga ini langsung dari mata air pegunungan sehingga menyebabkan air telaga nilem begitu jernih dan segar. Kita bisa mengabadikan foto baik dari permukaan air maupun dari dalam air. Kedalaman mulai dari setinggi mata kaki, hingga sekitar 2,5-3 meter untuk yang paling dalam. Pepohonan sekeliling telaga membuat suasana semakin teduh dan asri.

Di tepi telaga terdapat 2 gazebo untuk beristirahat menikmati suasana. Sementara di sisi sebelahnya terdapat warung makanan ringan dan minuman. So, wisatawan yang berenang di danau tengah hutan pinus ini bisa berisitirahat sejenak sambil minum teh manis atau kopi


Sumber : http://ekstra.merahputih.com/

comments | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Pesona Telaga Biru Cicerem Kuningan

Penulis : Desi Susanti on Friday, September 30, 2016 | 21:37

Friday, September 30, 2016

Telaga Biru Cicerem terletak di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kab. Kuningan saat ini  menjadi
salah satu destinasi wisata alam yang menjadi trending di media sosial. Pengunjung yang datang bukan hanya dari Kuningan tapi ada juga yang dari dari luar daerah, malah tak sedikit pengunjung dari mancanegara yang menyambangi tempat ini. Warna airnya yang berwarna biru dengan ikan-ikan di dalamnya menyuguhkan pesona yang sangat indah. Walau hanya mempunyai kedalaman lima meter namun tempat ini sangat cocok bagi Anda yang ingin menyepi dan merasakan suasana alam nan asri.

Terletak di kaki Gunung Ciremai ini sudah lumayan lama dikenal semenjak tahun 2010.  Sekarang di era media sosial, tempat wisata ini biasa banyak dikunjungi oleh para pelancong yang kebanyakan anak muda. Mereka banyak yang mengabadikan keindaha telaga Biru Cicerem ini untuk kemudian mempostingnya di media sosial, terutama Instagram.

Selain menyajikan tempat yang asri dan sejuk, tiket ke area wisata ini pun sangat terjangkau. Di sekeliling telaga ini berdiri aneka tumbuhan tinggi dan rindang. Letaknya yang tak jauh dari jalan raya memudah untuk diakses oleh wisatawan. Tempat ini pun cocok bagi anda yang suka hunting foto.

Akses ke Telaga Biru Cicerem, Kuningan
Untuk akses ke tempat wisata alam ini, dari arah Kuningan atau Cirebon menuju ke bundaran Ciracas, tepatnya sebelah utara setelah Pasar Cilimus lalu menuju Jln. Mandirancan. Selama perjalanan, Anda bisa menikmati pemandangan hamparan sawah dan indahnya Gunung Ciremai. Anda akan masuk ke Jln. Kasab dan pertigaan Cirea-Pasawahan, belok kiri menuju Tugu Macan Mandirancan (sekitar 800 meter dari pertigaan).

Dari Tugu Macan Mandirancan ambil arah ke Desa Pasawahan/Jln. Cirea-Pasawahan. Nanti ada pertigaan dekat lapangan bola lalu belok, lalu ambil ke kanan menuju objek wisata Paniis. Adapun bila lurus dari pertigaan dekat lapangan akan menuju ke Desa Wisata Cibuntu. Dari obyek wisata Paniis, tak jauh ada Situ Sipariuk (sebelah kiri jalan).

Lanjutkan perjalanan sampai ke perempatan dekat Masjid Pasawahan, lalu belok kanan ke arah Jln. Pasawahan, kemudian belok kiri setelah kantor Polsek Pasawahan menuju Jln. Bina Lestari. Di sana, ada informasi akses menuju Situ Cicerem. Sekira 500 meter dari kantor Polsek, ada pertigaan dekat Masjid lalu belok kiri menuju Jln. Kaduela. Tak jauh dari pertigaan dekat masjid, kurang lebih sekitar 300 meter ada gerbang yang menunjukan lokasi Situ Cicerem.




comments (1) | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Pusat Kaos Polos Kuningan

Penulis : Desi Susanti on Thursday, August 25, 2016 | 21:37

Thursday, August 25, 2016

Hai Guys ....
Saat ini   yellow tree bukan saja menjual kaos kaso yang berkualitas distro namun juga menerima pesenan kaos polos (polosan) yang juga berkualitas distro, dengan menggunakan bahan yang sangat berkualitas atau sesuai dengan keinginan dari para konsumen, tapi biasanya konsumen kami banyek menggunakan bahan cotton combed 30s karena bahannya yang lembut dan adem serta menyerap keringat, jahitan yang kami punya juga sangat rapih dan tidak kalah dengan jahitan distro, gak percaya bisa lihat penampakannya,




Menurut ente gimana jahutan nya...?
jika ente berminat untuk membuat kaso polosan untuk berbagai acara yang akan ente buat anda bisa kontact ke
Email : agusbojong3@gmail.com
WA  : 087723582525
BBM: 5890E19B

Di jamin memuaskan anda


#pusatkaospoloskuningan
#kaospoloskuningan
comments | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Hari Pertama Puasa, Harga Sembako Tambah Mahal

Penulis : Desi Susanti on Tuesday, June 7, 2016 | 11:01

Tuesday, June 7, 2016

KUNINGAN – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Kuningan pada hari pertama puasa ini ternyata masih mahal, bahkan beberapa komoditi malah tambah naik.

Seperti terpantau di Pasar Kepuh, Kuningan, harga sembako yang mengalami kenaikan adalah gula pasir yang sebelumnya mencapai Rp 14.500 naik menjadi Rp 15.000 per Kg. Begitu pun pada harga gula merah yang kini merangkak naik jadi Rp 18.000 dari sebelumnya Rp 17.000 dan kentang kini naik lagi menjadi Rp 15.000 dari sebelumnya Rp 14.000.

Sedangkan beberapa komoditi cenderung masih bertahan adalah telur di kisaran harga Rp 23.000 per Kg, daging ayam Rp 32.000, daging sapi Rp 110.000 dan minyak goreng curah Rp 11.500 per Kg. Hal serupa juga terjadi pada komoditi sayuran seperti bawang merah dan cabai merah masih Rp 30.000, cabai rawit Rp 25.000 dan bawang putih Rp 35.000.

Menurut Arisman, petugas pemantau harga dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kuningan Arisman di Pasar Kepuh, masih tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut disebabkan karena masih suasana meremaan, ketika tingkat belanja masyarakat masih tinggi pada awal Ramadhan ini. Sudah menjadi hukum dagang, ketika terjadi peningkatan permintaan dan jumlah barang terbatas menyebabkan harganya menjadi naik.

“Biasa masih meremaan awal-awal Ramadhan. Mudah-mudahan pada hari berikutnya akan kembali normal, hingga nanti menjelang Lebaran seperti biasa bakal melonjak lagi,” ujar Arisman.

Sumber : http://www.radarcirebon.com/hari-pertama-puasa-harga-sembako-tambah-mahal.html


comments (1) | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Promo Kaos Menjelang Ramadhan

Penulis : Desi Susanti on Wednesday, May 18, 2016 | 18:46

Wednesday, May 18, 2016

Di saat harga sembilan bahan pokok mulai merangka naik, yellow tree distro yang terletak di Jln Rya Desa
Bojong No 79 malah menurunkan harga kaos yang ada. Hal ini di sebabkan ingin memberikan barang barang berkualitas dengan harga yang relatif murah kepada masyarakat yang membutuhkan Kaos kaos keren Menjelang Bulan Ramadhan Tiba.

Setidaknya yellow tre ingin membantu maasyarakat dalam memenuhi sandang di dalam keluarga, hal ini di ungkapkan kan owner yellow tree kepada admin Seputar Kuningan

Walaupun harga yan di berikan relatif murah tapi bahan yang di gunakan tetap bahan nomor wahid, kaos kaos keren ini terbuat dari cotton combed  yang adem saat di pake dengan jahitan yang rapih tidak kalah atau sama dengan kualitas jahitan dari distro distro ternama di bandung.

Harga yang di patok untuk menjelang ramadhan ini adalah jika beli 1 pcs maka di kasih harga Rp 45.000/pcs tapi jika beli 3 pcs cuma di kasih harga Rp 100.000, menurut pantauan admin seputar kuningan harga yang di berikan saat ini termasuk sangat murah sekali untuk seukuran kaos kaos yang ada di yellow tree, disign yang ada di kaos ini pun tidak kalah bagus dengan disgn kaos yang ada di toko toko atau mal mal, kualitas sablon yang bagus juga membuat gambar yang ada di kaos nya bisa bertahan lama.

Promo ini berlangsung dari sekarang sampai menjelang Bulan Ramadhan atau bisa di perpanjang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan owner. Makanya Buruan kunjungi Yellow tree Distro atau bisa kunjungi webnya segera, jangan sampe kehabisan

Jika anda berminat untuk memiliki kaos kaos keren ini anda bisa datang langsung ke Jln Raya Desa Bojong No 79 Kec Kramatmulya Kuningan untuk anda yang berada di luar kuningan anda bisa lihat contoh contoh kaosnya di web yang di miliki yellow Tree silahkan klik di sini



comments | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

ABG Mesum Di Hutan Bungkirit

Penulis : Desi Susanti on Saturday, May 14, 2016 | 11:29

Saturday, May 14, 2016

KUNINGAN – Entah sudah berapa banyak kasus mesum yang dilakukan di Hutan Kota Bungkirit oleh
para pengunjung. Dari semua itu pengelola sudah melakukan berbagai tindakan mulai dari dinikahkan hingga membuat surat pernyataan bagi para pelaku untuk tidak melakukan perbuatan.

Namun, ternyata hal itu tidak mempan. Kasus mesum terus muncul silih berganti. Dalam  tiga hari ini sudah ada beberapa pasang yang digaruk oleh pengelola Hutan Kota Bungkirit.

Ironis ada salah satu pasang remaja yang masih duduk di kelas X yang berasal dari sekolah favorit melakukan mesum dengan dimulai menonton film porno. Usai menonton porno mereka langsung melakukan mesum.

“Terkadang saya harus melakukan tindakan apa lagi untuk mencegah pengunjung yang kebanyakan remaja agar tidak melakukan mesum,” ucap Pengelola Hutan Bungkirit Asep Zulkarnaen.

Ia menerangkan, bukan hanya video porno tapi gambar mesum para pelaku. Mereka tidak malu menyimpan dokumen foto bugil untuk saling kirim dengan pasangannya.

Diterangkan, pasangan yang melakukan tindakan mesum dari lembaga pendidikan yang berbasis agama ada, sekolah favorit banyak. Pihaknya sampai bosan berhubungan dengan pihak sekolah.

“Andai tidak ada tanggung jawab moral saya tidak melakukan tindakan penangkapan terhadap mereka. Saya sedih melihat generasi muda yang sudah biasa dengan mesum. Masalah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” ujarnya yang enggan menyebutkan jumlah pelaku mesum namun sangat banyak.

Kalau mau diintrogasi rata-rata pergaulan mereka sudah jauh. Tapi, pihaknya lebih fokus ke perbuatan mereka di hutan kota. Sebab, hal ini menjadi ranah, sedangkan masalah lain di luar tanggung jawab.

Kasi Trantib Kecamatan Cigugur Deni Hamdani menambahkan, pada Senin (9/5) pihaknya kembali menangkap pelaku mesum dari dua sekolah favorit yang salah satuya lembaga pendidikan agama. Yang membuat pihaknya murka adalah pihak orang tua tidak mau datang dan mereka menyerahkan semuanya kepada pihak berwajib.

Hutan Kota Bungkirit masuk wilayah Cigugur dan kami terus berupaya melakukan berbagai cara untuk menekan kasus mesum. Bahkan, sudah melakukan deklarasi anti  tindakan mesum lima sekolah yang berada di kecamatan Cigugur. Namun, hasilnya belum terasa,” jelas Deni.

Apa yang dilakukan ini kata dia, sebagai bukti pihaknya peduli terjadap moral remaja. Aksi oral seks dikalangan remaja saat ini sepertinya sudah lumrah karena rata-rata ketika ditangkap mereka tengah berbuat seperti itu.

“Meski saat ini belum ada hasilnya kami tidak akan lelah. Mari semua memperhatikan permasalahan ini kerena menjadi tanggung jawab semuanya,” ucap Deni.


Sumber::http://www.radarcirebon.com/masih-ada-saja-abg-mesum-di-hutan-bungkirit.html
comments | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Kuningan Berduka: Bupati Utje Meninggal Dunia

Penulis : Desi Susanti on Thursday, April 7, 2016 | 19:47

Thursday, April 7, 2016

Kabar duka berhembus dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bupati Kuningan Utce Aang Hamid
Suganda menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan, Kamis (7/4/2016).

Kepala Bagian Humas Pemkab Kuningan, Asep menuturkan, Utje mendadak harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSUD 45 Kuningan tadi sekira pukul 15.00 WIB. 45 menit kemudian almarhum sudah meninggal dunia.

"Beliau tidak sakit, seharian ini masih kerja, untuk dugaan sementara terkena serangan jantung. Namun, kami belum bisa memastikan pasalnya belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit yang menanganinya" terang Asep.


Bupati Utje CH Hamid Suganda dikabarkan pingsan di pangkuan suaminya, Aang Hamid Suganda seusai mengikuti rapat.
Dari informasi yang diterima Tribun, setelah memimpin rapat sekitar pukul 15.00 WIB, Utje mengeluh sakit pinggang lalu menuju pendopo Kuningan.

Setelah pingsan di pangkuan suaminya, Utje dibawa ke RSUD 45 Kuningan, dan tak lama dinyatakan meninggal dunia.

Rencananya, almarhumah akan disemayamkan esok, Jumat

Utje Ch Hamid Suganda dan Acep Purnama resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kuningan periode 2013-2018, setelah keduanya dilantik Presiden RI yang diwakili Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, Rabu (4/12/2013).

Utje menggantikan suami, Aang Hamid Suganda yang sebelumnya menjabat Bupati Kuningan selama dua periode berturut-turut.

Sementara Acep menggantikan Momon Rochmana yang pada 2008-2013 menjabat Wakil Bupati Kuningan.

Pelantikan dan pengucapan sumpah dilakukan dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Kuningan pukul 14.00.

Selain Gubernur Jabar, hadir pula sejumlah pejabat seperti Wakil Ketua DPRD Jabar, Rudi Harsa, anggota DPR RI Dapil Jabar X, Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, Bupati dan Wali Kota se-Wilayah III Cirebon serta para Bupati daerah perbatasan.
Sementara itu, ketika serah terima jabatan dari Aang kepada Utje, seperti serah terima tugas dari suami kepada istri.

Utje mencium tangan Aang, seperti bentuk penghormatan seorang istri terhadap suami.
Utje dan Acep dinyatakan sebagai Bupati terpilih setelah MK menolak gugatan sengketa Pilbup Kuningan yang diajukan pasangan Momon Rochmana-Mamat Robby Suganda dan Zaenal Mustapa-Cartam Sulaeman.

Sementara berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara yang digelar KPU Kabupaten Kuningan, pasangan Utje-Acep meraih 44,99 persen suara sah.
Angka tersebut mengungguli raihan suara pasangan calon lainnya.
comments | | Read More...

Panduan Praktis Ajaib Al Quran Menjadi Manusia Cerdas 486x60

Pengunjung

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use |Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Seputar Kuningan . All Rights Reserved.
Design Template by Bisnis Online | Support by Catatan Kang Agus | Powered by Blogger | Link Diet Menurunkan Berat Badan